Tentang Khatulistiwa

"Reading of good book is like conversation with the finest man of the past," demikian kata Descartes. Namun sayang, tidak semua orang punya kesempatan membaca buku bagus. Bahkan tidak semua orang punya kesempatan membaca dan mendapatkan buku.

Nah, untuk itulah Khatulistiwa dibuat. Dengan menyadari bahwa tidak semua orang punya akses untuk mendapatkan buku—entah karena soal waktu atau karena ketiadaan toko buku, kami hadir lewat layanan yang tidak mengenal tempat dan waktu. Dengan online, siapa pun bisa beli buku, di mana pun, kapan pun. Anda tidak perlu harus mengorbankan waktu beberapa jam, dan juga tidak harus bertempur melawan kemacetan. Sejauh masih bisa dijangkau oleh jasa pengiriman, maka Anda bisa mendapatkan buku yang Anda mau—lewat Khatulistiwa.

Didirikan oleh tiga anak muda penggila buku: Savic, Roni dan Uyun, Khatulistiwa bukan hanya ingin menjadi toko buku, tetapi juga ingin menjadi perpustakaan online terlengkap di Indonesia--dengan koleksi yang bisa didownload gratis oleh siapa saja. Namun tampaknya itu butuh waktu. Dan sementara ini, kami ingin berkonsentrasi pada toko buku—dan beberapa produk lainnya.

Buku adalah sumber pengetahuan dan jendela dunia, dan siapa pun—entah individu atau bangsa—yang tidak ingin ‘ketinggalan kereta’ sudah semestinya membacanya. Dengan buku, kita bisa mengalami apa yang tidak sungguh-sungguh kita alami, dan merasakan apa yang yang tidak benar-benar kita jumpai. Dengan buku kita bisa bertualang ke dataran-dataran tandus, taman bunga, kawasan liar. Buku memberitahu kita tentang apa yang tersembunyi di balik gunung dan di seberang lautan, dan buku juga sanggup mempertemukan kita dengan orang-orang yang kita benci atau cintai: Einstein, Hitler, Bill Gates, Soekarno, atau Obama.

Dan akhirnya, kami berharap bisa melayani Anda dengan semestinya. Oleh karenanya kesediaan Anda dalam memberikan kritik dan masukan sangat menentukan keberhasilan misi kami bertiga.

 


Crew Khatulistiwa

Savic Aliel'ha
Free thinker, bohemian-style guy. Demikian ia menyebut dirinya. Jebolan Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara ini adalah otak di balik kelahiran Khatulistiwa. Day dreamer yang selalu memimpikan hal-hal baru. Otak kecilnya dipenuhi ide-ide yang sering tidak sanggup ditanggungnya sendiri. Dengan Khatulistiwa, ia berharap bisa melahirkan toko online kelas dunia, yang bisa melayani kebutuhan buku orang-orang di Indonesia dan negeri lainnya. Gagasan-gasasannya bisa dibaca di blog pribadinya: www.savicali.blogspot.com

Akhmad Khoironi
Lulusan IAIN Jogja yang menyukai diskursus keagamaan dan sastra Indonesia. Ia adalah penanggungjawab pengadaan buku di Khatulistiwa. Demi agar koleksi buku di Khatulistiwa kian lengkap—termasuk buku-buku lama dan langka yang seringkali sudah tidak ada di toko buku, ia tanpa kenal lelah mendatangi penerbit-penerbit di Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung hingga Jogja. Ribuan buku yang saat ini tersedia di Khatulistiwa sebagian besar adalah karena jasanya. Dan jika ada buku yang dicari pelanggan namun belum tersedia di Khatulistiwa, ia tidak segan-segan mencarinya. Karena ia tahu arti sebuah buku buat mereka yang ingin membacanya.

 Lucy Veronita
Penjaga kantor yang setia melayani setiap transaksi, pertanyaan dan komplain pelanggan Khatulistiwa. Waktunya dihabiskan di depan komputer, tak jarang hingga larut malam. Jebolan jurusan komunikasi Interstudy ini sebenarnya merasa tidak cocok bekerja. Latar belakangnya sebagai aktivis mahasiswa membuatnya lebih senang dengan komunalisme dan gaya hidup ala mahasiswa. Namun Khatulistiwa sedikit mengubahnya. Sebagai pecinta buku, ia tertarik dengan mimpi Khatulistiwa: mempermudah orang-orang dalam menemukan buku yang ingin mereka baca, dan sekaligus membantu menemukan buku-buku yang memang layak baca. Jika anda punya pertanyaan seputar buku, maka ia siap menjawabnya. Lewat telpon atau messenger Khatulistiwa.

Uyun
Meski tinggal di Jogjakarta, namun ia adalah penjaga gawang Khatulistiwa. Dari tangan dan otaknya lahir programming dan interface Khatulistiwa. Meski berstatus sebagai programmer, namun sejatinya ia adalah anak sastra, yang akrab dengan buku dan membaca. Waktunya banyak dihabiskan di sanggar teater dan budaya, sambil menggarap program web yang sedang ditanganinya. Mottonya adalah "Mari kita jadikan musik dangdut sebagai musik suri tauladan"

Arif Hidayat
Ia adalah ujung tombak Khatulistiwa. Karena dedikasinya, buku yang Anda pesan bisa sampai ke tangan Anda. Tak peduli panas atau hujan. Sebagai kurir Khatulistiwa, setiap hari ia menyusuri jalanan Jakarta yang panas dan macet, kerja berat yang harus dipikulnya demi sebuah buku. Selama satu tahun bekerja, hanya sakit dan banjir yang menghentikannya. Dan bagi kami, ia lebih dari seorang kurir. Karena Anda bisa bertanya kepadanya tentang buku bagus yang sedang diminati sekarang, dan kami yakin ia bisa menjawabnya.

Khatulistiwa Online
Alamat : Gd. Pahala Kencana Rear Building Lt. II, Jl. Matraman Raya 66 Jakarta Timur 13150
Contact. : 021-30969154, Fax. 8506587
khatulistiwa@rocketmail.com